
Lomba burung berkicau yang diadakan di Alun-alun Kabupaten Jember itu mampu menyedot ribuan penonton. Mereka terlihat berteriak-teriak memberikan dukungan kepada burung yang dijagokan
Lomba yang diikuti ribuan kicau mania ini diantaranya berasal dari Jatim, Jateng, Jogjakarta, Jabar, Banten, DKI Jaya, Sumatra, Kalimantan, NTB, Ujung Pandang dan Bali, dengan burung yang dilombakan meliputi berbagai jenis seperti Punglor Merah, Punglor Kembang, Cendet (Pendet), Murai Batu, Cucak Rowo, Cucak Hijau, Tledekan, Biju, Kenari, Kacer, Branjangan, Poksay dan Love Bird.
Dikatakannya siang itu, ribuan ekor burung ikut memeriahkan Lomba Burung Berkicau Tingkat Nasional yang memperebutkan Piala Bupati Cup Tahun 2008, sekaligus untuk mengisi agenda kegiatan Bulan Berkunjung Ke Jember (BBJ) Agustus 2008 di Kabupaten Jember.
Beginilah suasana perlombaan burung kicauan tingkat nasional yang digelar di Alun-alun Kabupaten Jember kemarin siang. Lomba diikuti ribuan kicau mania dan pengemar burung kicauan dari berbagai
Pada prinsipnya, lanjut Gus Baiqun , hobi ini memberikan nilai positif dan dapat memupuk rasa persatuan dan persahabatan. Tidak saling membeda-bedakan, satu komunitas yang tergabung dalam kicau mania. “Sedangkan jumlah total hadiah yang disediakan sebesar Rp. 140.000.000, untuk semua kelas yang dilombakan, “jelasnya.
Sedangkan Angga peserta dari Bali yang menerjunkan burung kesayangannya Punglor Merah yang diberi nama Napi (dalam bahasa Bali) berarti Apa, mengatakan penilaian lomba meliputi fisik burung, gaya, volume kicauan, irama dan lagu kicauan. "Lomba kicau burung ini selain sebagai hobi bagi para pecinta burung, juga untuk menghilangkan kepenatan atau menjadi hiburan tersendiri bagi warga yang saat ini kondisi ekonomi yang tidak baik" ujar Angga,
Burung-burung yang diikutsertakan dalam lomba ini rata-rata pernah menjuarai berbagai kejuaraan tingkat regional maupun nasional. “Tak heran jika harga satu ekor burung tandingan ini mencapai jutaan rupiah, bahkan bisa menembus harga 300 juta rupiah, tandasnya.
Jumlah komunitas pecinta kicau mania ini tersebar di seluruh indonesia umumnya, bahkan palembag sendiri khususnya. Hampir mencapai jumlah 200 komunitas dengan jumlah anggota 20-15 orang perkelompok yang secara rutin mengadakan latihan bersama. (lB*)
KOmen dulu uji coba